• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 1 GIRIMARTO. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 GIRIMARTO

NPSN : 20311306

Jalan Maron-Girimarto Girimarto Wonogiri


info@sman1girimarto.sch.id dan smagirimarto@yahoo.co.id

TLP : 02735316208


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 18843
Pengunjung : 7436
Hari ini : 25
Hits hari ini : 50
Member Online : 0
IP : 3.236.50.252
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

KIR SMAN 1 GIRIMARTO: MIE SUWEG SEBAGAI MAKANAN ALTERNATIF PENDERITA DIABETES MELLITUS





 



        Diversifikasi pangan sumber protein, mineral dan vitamin telah berhasil dilakukan dengan terkonsumsinya berbagai bahan pangan yang mengandung zat-zat tersebut. Namun diversifikasi pangan sumber karbohidrat, yang merupakan bagian terbesar pangan yang dikonsumsi masyarakat Indonesia masih sukar dilaksanakan. Pola pangan sebagian masyarakat tergolong tradisional dan terkenal ortodoks, yaitu melestarikan cara makan dan jenis makanan yang diwariskan oleh nenek moyang dan leluhurnya.

Masyarakat yang biasa makan nasi, tidak merasa kenyang sebelum makan nasi sebagai sumber karbohidrat. Masyarakat yang biasa makan jagung, ubi kayu, sagu, atau ubi jalar, secara psikologis dan kultural sebe-narnya masih menikmati dan ingin meneruskan mengkonsumsi jenis makanan tersebut, namun mengalami perubahan tergolong oleh perubahan status sosial dan bahan pangan yang menuju kepada pemilihan bahan pangan beras. Keadaan yang demikian mengakibatkan bertambahnya permintaan beras dan menurunnya permintaan dan konsumsi bahan pangan karbohidrat alternative seperti ubi jalar, jagung, ketela, kentang dan lain sebagainya. (Nana Zuraida dan Yati Supriati, Buletin AgroBio 4(1) : 13 – 23).

            Seperti juga dengan suweg, pada jaman sekarang ini mungkin banyak orang yang sudah tidak mengenal tanaman suweg. Suweg (Amorphophallus campanulatus forma hortenis Backer) merupakan tanaman jenis umbi-umbian dengan umbi yang besar mencapai 5 kg, cita rasanya netral dan sangat potensial sebagai bahan pangan sumber karbohidrat. Sayangnya umbi ini semakin tidak dilirik dan bahkan mulai langka.Suweg dapat dikonsumsi dengan dikukus sampai empuk dan dicampur dengan parutan kelapa. Suweg juga dapat dibuat tepung yang dapat digunakan untuk nasi tiwul suweg atau campuran kue.

            Mengingat suweg dapat diolah menjadi makanan alternative lain, maka dalam penelitian ini penulis mencoba memanfaatkan tepung suweg sebagai bahan campuran pembuatan mie. Karena mie merupakan makanan yang sangat digemari oleh masyarakat umumnya anak-anak dan remaja, tentunya dengan mengolah suweg menjadi bahan pembuat mie akan dapat mempopulerkan suweg kepada generasi muda di jaman modern seperti sekarang ini. Dengan membuat mie dari suweg ini akan menghindarkan anak-anak dalam mengkonsumsi mie instan secara berlebihan, di mana mie instan yang dijual dipasaran banyak yang mengandung bahan pengawet. Selain dari pada itu juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi beras dan terigu (gandum) yang saat ini semakin berkurang dan harganya semakin mahal sehingga dapat mempertahankan ketahanan pangan.

            Selain hal di atas, menurut hasil penelitian Ir. Didah Nur Faridah, M.Sc, staf pengajar Departemen Ilmu dan Pangan Fakultas Teknologi Pertanian IPB menunjukkan, umbi suweg berpotensi sebagai pangan alternative diet bagi penderita diabetes mellitus karena nilai IG (indeks glikemik)-nya cukup rendah yaitu sebesar 42. Berdasarkan kajian inilah umbi suweg termasuk dalam bahan pangan yang memiliki nilai IG rendah (kurang 55). (www.ipb.ac.id.). Dengan demikian mie dari tepung suweg menjadi salah satu makanan alternative yang aman bagi penderita diabetes mellitus.

           





Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :

Pengirim : Hernowo -  [hernowo.hero@yahoo.co.id]  Tanggal : 09/11/2021
Setelah mencoba mie suweg ini ya rasanya seperti mi tapi kekenyalannya tidak sekenyal mi pada umumnya. Saya mencoba mengkonsumsi nya bersama istri yang kebetulan juga mempunyai diabetes Alhamdulillah gula darah terkontrol karena mungkin mi suweg ini mengenyangkan tetapi kalori atau zat gulanya rendah sehingga cocok dikonsumsi bagi penderita diabetes. Semoga kedepannya dikembangkan lagi supaya kualitas nya semakin baik dan semakin banyak yang suka dan bermanfaat. Terim aksih


   Kembali ke Atas